Wellbeing | WELLBEING | 1 year ago
5 Cara Untuk Keluar Dari Zona Nyaman
SESUATU YANG BERHARGA TIDAK AKAN DATANG DENGAN MUDAH.
21 October 2017 12:12
Text by Webmaster

Terdapat alasan mengapa zona nyaman sangat menyenangkan. Terkurung dalam tembok yang dibangun oleh rutinitas dan kebiasaan membuat hidup lebih mudah. Hari-hari di zona nyaman adalah hari yang biasanya tanpa insiden atau cedera, dan semua berjalan biasa saja. Jadi bagi mereka yang tidak mau diam dalam rutinitas, bagaimana caranya agar dapat keluar dari zona nyaman?

Henry Ford berkata, “jika Anda selalu melakukan apa yang sudah Anda lakukan, Anda akan mendapat apa yang sudah Anda dapatkan”, dan ilmu pengetahuan sepakat tentang hal tersebut.


Comfort Zone


Pada 1908, psikolog dari Harvard menemukan bahwa berada dalam kondisi yang nyaman membuat kinerja menjadi stabil. Akan tetapi, kinerja yang meningkat terjadi saat kita berada dalam kondisi sedikit panik – dikenal sebagai kondisi “kegelisahan optimal” – kondisi di mana kita mendapat tekanan. Di saat seperti ini kita menjadi lebih produktif, lebih kreatif, dan lebih baik saat mengambil keputusan. Ini juga adalah ruang untuk menginspirasi orang lain. Seperti kata Marianne Williamson, “tindakan biasa saja tidak akan mempengaruhi dunia.”

Jelasnya, saya mengalami banyak hal yang membuat saya stress. Namun, di sini lah keajaiban terjadi. Jadi, saya mengundang Anda: mari masuk! Buat diri Anda tidak nyaman.

“tindakan biasa saja tidak akan mempengaruhi dunia.”

BERTEMAN DENGAN KETAKUTAN

Sebuah mantra yang saya pegang adalah “rasakan ketakutan itu dan hadapi.” Terdapat hal-hal menakutkan di luar zona nyaman, tapi jika Anda tidak pernah menemukan cara untuk menghadapinya, Anda tidak akan pernah sadar bahwa tidak ada yang mustahil dan semua hal dapat diatasi.

Para atlet diminta untuk menghadapi kegelisahannya daripada menghindarinya. Ketahui ketakutan Anda dan biasakan diri akan hal itu. Seperti kata Eleanor Roosevelt, “Anda mendapat kekuatan, keberanian, dan kepercayaan diri dari setiap pengalaman di mana Anda benar-benar berhenti melihat ketakutan di wajah Anda. Anda harus melakukan hal yang Anda pikir tidak bisa dilakukan.”


BAYANGKAN SCENARIO TERBURUK

Pekerjaan saya mengharuskan saya berbicara di atas podium, itu lucu, karena saya takut untuk berbicara di hadapan publik. Saya akan sangat tegang saat akan menaiki podium dan saat selesai saya akan gemetar dan berkeringat banyak sekali.

Sekarang Anda akan sulit bahkan untuk mengambil mikrofon dari tangan saya, dan itu karena saya melatih otak untuk membayangkan scenario terburuk. Saya dapat menjadi gagap, hilang konsentrasi – tapi apa dunia akan berhenti berputar? Sepertinya tidak dan pemahaman itu membantu saya mengatasi ketakutan tersebut. Hal terburuk yang bisa terjadi tidak akan membunuh Anda (atau orang lain).


BERLAGAK BODOH

Faktor yang membuat kita tinggal di zona nyaman adalah ketakutan akan apa yang orang pikirkan tentang kita. Surga melarang kita untuk menjadi seram, kasar, atau gila. Tapi tunggu dulu. Bukankah yang paling menarik dan paling sukses dari kita adalah yang paling unik? Orang-orang yang menentang arus dan membuat kegaduhan? Saat di podium, saya membuang catatan untuk bersenang-senang dan bercanda. Orang-orang akan memaafkan ketidaksempurnaan Anda. Saya bertaruh mereka bahkan akan menyukainya.


LAKUKAN HAL DENGAN BERBEDA

Anda tidak perlu menghancurkan zona nyaman Anda. Anda dapat menantang diri sendiri dan belajar sesuatu yang baru dengan membeli kopi dari kafe yang berbeda atau merubah rute perjalan pulang-pergi kerja. Cobalah baca buku yang belum Anda baca. Berlari di luar rumah daripada di treadmill. Merubah hal yang biasa Anda lakukan, baik kecil ataupun besar, memberikan perspektif, orang, dan kesempatan yang baru dan segar.


BERLATIH

Semakin banyak berlatih, semakin sempurna. Semakin sering Anda keluar dari zona nyaman, semakin mudah Anda menembus batasan. Jadi lakukan hal yang membuat Anda takut setiap hari. Jika Anda mengalami kegagalan – tanyakan pada diri Anda: akankah kegagalan tersebut berlangsung 10 menit dari sekarang saja? 10 bulan? Atau sampai 10 tahun lamanya? Dan jika ketakutan menguasai Anda, temukan keberanian Anda. Brene Brown perna berkata pada Oprah, “kita semua takut. Namun, kita harus bisa sampai pada titik, di mana kita mengerti bahwa merasa takut bukan berarti kita tidak memiliki harapan untuk menjadi seorang pemberani.”