Nutrition Tips | NUTRITION | 11 months ago
5 Tips Nutrisi Untuk Mendorong Penyembuhan Luka
Pilihan makanan dan status gizi mempengaruhi penyembuhan luka karena luka serius meningkatkan kebutuhan energi, vitamin, mineral dan protein yang diperlukan untuk mendorong penyembuhan. Juga, nutrisi ikut hilang dalam cairan yang keluar dari luka.
20 November 2017 22:42
Text by Astri Suciati

Kita semua pernah memiliki luka: teriris, tergaruk, atau tergores yang dapat merusak kulit. Sebagian besar luka pada orang sehat dapat sembuh dengan cepat asalkan tetap terjaga kebersihannya dan bebas dari infeksi, sementara jenis luka lainnya lebih serius dan sering memerlukan intervensi medis. Ini bisa termasuk decubitus ulcers, juga dikenal sebagai luka akibat tekanan atau luka tidur, yang berkembang dimana tulang berada dekat dengan kulit - seperti pergelangan kaki, punggung, siku, tumit dan pinggul – terjadi pada orang-orang yang terbaring di tempat tidur, menggunakan kursi roda atau tidak mampu mengubah posisi mereka. Penderita diabetes juga memiliki risiko lebih tinggi terkena luka di kaki yang bisa memakan waktu berminggu-minggu atau berbulan-bulan untuk sembuh.

Pilihan makanan dan status gizi mempengaruhi penyembuhan luka karena luka serius meningkatkan kebutuhan energi, vitamin, mineral dan protein yang diperlukan untuk mendorong penyembuhan. Juga, nutrisi ikut hilang dalam cairan yang keluar dari luka.

 

Tips Nutrisi

1. Prioritas pertama adalah mengonsumsi cukup kalori dari diet seimbang makanan bergizi. Rencanakan makanan seimbang dan makanan ringan yang sehat yang mencakup protein, buah, sayuran, susu dan biji-bijian.

2. Sertakan jumlah protein optimal. Usahakan untuk mengonsumsi 20 sampai 30 gram protein pada setiap waktu makan dan 10 sampai 15 gram protein dalam setiap makanan ringan. Sepotong ayam masak, daging tanpa lemak atau ikan seukuran setumpuk kartu (sekitar 3 ons) mengandung 20 sampai 25 gram protein. Satu butir telur, 1 sendok makan selai kacang dan 1 ons keju masing-masing mengandung 6 sampai 7 gram protein. Secangkir susu rendah lemak atau yogurt mengandung 8 gram protein.

3. Tetap terhidrasi dengan baik dengan minum air dan minuman tanpa pemanis lainnya seperti teh, kopi, jus buah 100 persen dan susu, yang juga mengandung protein.

4. Beberapa jenis luka mungkin memerlukan asupan vitamin dan mineral yang lebih tinggi. Bicaralah dengan ahli gizi atau ahli diet untuk rencana makan tersendiri dengan jumlah kalori, protein, cairan, vitamin dan mineral yang optimal untuk kebutuhan spesifik Anda.

5. Bagi penderita diabetes, mengendalikan kadar gula darah adalah salah satu cara terbaik untuk mencegah dan mengobati luka. Bicaralah dengan dokter Anda dan ahli gizi atau ahli diet untuk mengembangkan rencana pengelolaan gula darah yang sesuai kebutuhan Anda.