Training Tips | FITNESS | 11 months ago
7 Alasan Membangun Otot Yang Tidak Ada Hubungannya Dengan Penampilan
Beach body memang bagus, tapi tubuh yang sehat lebih baik.
29 November 2017 17:33
Text by Astri Suciati

Orang sering menganggap otot hanya sebagai sebuah jaringan dengan kapasitas untuk mengangkat, mendorong atau menarik - atau sebagai sesuatu untuk dipamerkan saat liburan musim panas. Tapi jaringan itu juga memainkan peran penting lainnya di tubuh Anda. Misalnya, otot adalah pendorong utama untuk membangkitkan panas dan juga sangat mempengaruhi metabolisme tubuh Anda.

Tapi tidak masalah apapun motivasi Anda, membangun otot kuat butuh usaha. Untuk meningkatkan massa otot, Anda harus membangun ketebalan serat otot - bukan menambahkan serat otot baru - karena jumlah serat tersebut sudah terbentuk saat lahir. Cara terbaik untuk mempengaruhi ukuran serat otot adalah dengan berlatih ketahanan atau angkat beban.

Untungnya, sistem musculoskeletal adalah salah satu sistem tubuh yang paling responsif untuk berolahraga. Dengan kata lain: Kita memiliki kapasitas yang besar untuk mengubahnya. Sayangnya, perubahan itu bekerja dengan dua cara: Latihan kekuatan yang memberi keuntungan dalam waktu singkat, namun peningkatan tersebut juga menurun dengan cepat saat Anda membiarkan alat beban Anda berdebu akibat lama meninggalkan latihan.

Memasukkan latihan ketahanan ke dalam rutinitas latihan Anda adalah aspek penting terhadap kesehatan secara keseluruhan. Berikut adalah beberapa dari sekian banyak alasan untuk meningkatkan massa otot Anda (beach body tidak termasuk):

 

Untuk menjadi lebih kuat

Anda membutuhkan kekuatan otot untuk menyelesaikan sejumlah aktivitas - entah itu membawa belanjaan, naik tangga atau berlari maraton. Kekuatan bisa diukur dengan dua cara: Pertama, seberapa banyak yang bisa Anda angkat dengan satu kontraksi; dan kedua, berapa lama otot Anda bisa menahan kontraksi. Salah satu komponen penting dari program ketahanan yang baik adalah mengangkat sesuatu yang lebih berat atau lebih lama dari yang Anda lakukan terakhir kali. Bagaimanapun, otot Anda harus mengalami tekanan relatif jika mereka ingin berubah.

 

Agar lebih terkoordinasi

Saat otot berkontraksi, mereka melibatkan sistem saraf, yang memungkinkan otot-otot untuk melakukan pembakaran. Latihan ketahanan meningkatkan tingkat pembakaran saraf ini, yang memungkinkan Anda untuk mengkoordinasikan gerakan dengan lebih baik. Inilah sebabnya, ketika Anda memulai program latihan kekuatan, Anda biasanya merasa lebih mudah melakukannya saat kedua atau ketiga kalinya. Anda tidak menjadi lebih kuat dalam periode waktu itu - sistem saraf Anda hanya belajar bagaimana menghidupkan dan mematikan otot Anda. Adaptasi ini mewujudkan gerakan yang lebih efektif, yang dapat berdampak positif pada semua jenis kegiatan dari tugas sehari-hari hingga olahraga tingkat tinggi.

 

Untuk meningkatkan kepadatan tulang Anda

Kerangka tubuh juga menerima tekanan selama latihan beban. Otot melekat pada tulang melalui tendon, dan saat otot berkontraksi dan menghasilkan gaya, tendon menarik tulang. Tarikan ini dianggap sebagai tekanan dan merangsang pertumbuhan tulang. Sebenarnya, orang yang menggunakan kursi roda atau yang memiliki keterbatasan sehingga harus berada di tempat tidur memiliki risiko tinggi terkena osteoporosis, karena mereka tidak melatih kekuatan tulang mereka. Hal yang sama berlaku untuk perjalanan luar angkasa. Di lingkungan anti-gravitasi, sistem musculoskeletal mulai mengalami atrophy, atau menyusut dan melemah. Itu sebabnya sangat penting bagi astronot untuk melatih kekuatan. Faktanya, astronot Scott Kelly menyelesaikan 700 jam latihan selama 340 hari di luar angkasa. Bagi kita penghuni Bumi, penelitian menunjukkan bahwa latihan beban memiliki efek terbesar pada massa tulang, walaupun banyak dokter merekomendasikan aktivitas pliometrik (latihan yang melibatkan gerakan lompatan) dan latihan seperti berjalan kaki, hiking, jogging, naik tangga, tenis, dan menari untuk pengelolaan dan pencegahan osteoporosis.

 

Untuk menurunkan risiko cedera

Melatih kekuatan pada otot Anda juga dapat mempengaruhi tendon Anda. Tendon sebagian besar terbuat dari kolagen, sehingga lebih kaku daripada serat otot, yang memiliki beberapa sifat elastis. Karena sifatnya yang kaku ini, tendon cenderung mengalami cedera. Tapi ketika Anda berlatih ketahanan, Anda meningkatkan ketebalan tendon Anda dan membuatnya lebih tahan terhadap cedera.

 

Agar darah Anda mengalir lancar

Otot Anda membutuhkan oksigen dalam darah untuk bisa terus mengangkat, mendorong atau menarik, sehingga tubuh Anda secara khusus mengalihkan darah ke lengan Anda, misalnya saat Anda sedang mengangkat beban untuk melatih biseps. Peralihan ini terhimpun sedikit demi sedikit dan mewujudkan sirkulasi yang lebih baik ke seluruh tubuh Anda. Tidak hanya sistem vaskular yang akan mengantarkan oksigen lebih efektif, tapi juga akan membuang produk limbah dari dalam tubuh dengan lebih mudah.

 

Untuk memperbaiki persendian Anda

Otot yang kuat memungkinkan sendi Anda melakukan pekerjaannya. Otot yang lemah, di sisi lain, dapat menyebabkan cedera, yang menambah tekanan pada ligamen dan persendian. Ambil contoh, misalnya seseorang yang duduk dengan postur membungkuk. Sikap ini membuat ketegangan pada leher dan punggung bagian bawah meningkat. Jika orang itu memiliki otot punggung dan perut bagian dalam yang kuat, itu akan memungkinkan dia mempertahankan postur tegak dan menghindari tekanan yang meningkat pada tulang belakang.

 

Untuk meningkatkan metabolisme Anda

Tingkat metabolisme Anda saat sedang istirahat - atau berapa banyak kalori yang Anda bakar hanya dengan bernapas - berbanding lurus dengan seberapa banyak jaringan otot yang Anda miliki. Otot menghasilkan panas dan sangat responsif terhadap hormon yang memungkinkan kita untuk secara efektif memanfaatkan apa yang kita makan - keduanya adalah proses yang memakan energi. Di sisi lain, jaringan lemak sangat tidak aktif dalam hal metabolisme. Karena itu, semakin banyak otot yang Anda miliki, semakin banyak kalori yang Anda gunakan baik saat istirahat dan saat berolahraga.

Ada banyak jenis latihan, dan semuanya memiliki manfaat. Tapi hampir tidak ada jenis latihan sebesar manfaat latihan kekuatan. Sementara orang sering menganggap jenis latihan ini adalah yang paling sulit, mungkin karena mereka tidak tahu bagaimana memulainya. Tapi ada banyak pilihan: Latihan body-weight, free weight, machines dan elastic tubing hanyalah beberapa cara untuk memasukkan latihan ketahanan ke dalam rencana latihan Anda. Kuncinya adalah menemukan sesuatu yang mudah disesuaikan dengan rutinitas Anda dan yang Anda nikmati. Dengan demikian, itu akan menjadi kebiasaan.