How To Lose Weight | WEIGHT LOSS | 5 months ago
8 Tips Untuk Makan Sehat Dan Penurunan Berat Badan Selama Puasa Ramadan
Ramadan diperingati oleh Muslim di seluruh dunia sebagai bulan suci untuk menjalankan ibadah puasa. Berikut adalah beberapa tips yang sangat bagus untuk membantu Anda menghindari kenaikan berat badan, makan dengan benar dan tetap sehat selama Ramadan.
28 May 2018 14:46
Text by Astri Suciati

Pernah bertanya-tanya apakah menjalankan puasa selama bulan suci Ramadan akan menghambat upaya penurunan berat badan Anda? Makan sejumlah kalori yang tepat adalah semua yang Anda butuhkan untuk tetap sehat dan mengontrol kenaikan berat badan.

Berpuasa sepanjang hari bisa menjadi pengalaman yang lebih melelahkan bagi sebagian orang. Ada kemungkinan binge eating (makan berlebihan dalam porsi banyak) bagi beberapa orang setelah berbuka puasa, yang dapat menyebabkan kenaikan berat badan. Jika Anda berpuasa Ramadan ini, berikut adalah beberapa tips yang sangat bagus untuk membantu Anda menghindari kenaikan berat badan, makan dengan benar dan tetap sehat:

  • Disarankan bahwa Anda harus minum banyak air selama waktu-waktu di luar puasa dan di malam hari untuk mencegah haus di siang hari dan membantu Anda tetap terhidrasi. Para ahli mengatakan Anda harus mencoba minum setidaknya 2 liter air selama waktu malam hari.

  • Sertakan sup dan salad. Kedua jenis makanan ini rendah kalori dan akan membuat Anda merasa kenyang untuk waktu yang lebih lama.

  • Ahli gizi merekomendasikan untuk memasukkan banyak protein dalam makanan Anda, terutama makanan saat sahur untuk menyediakan tubuh energi yang cukup selama proses berpuasa. Pilihlah protein tanpa lemak seperti telur, ayam, ikan, kalkun, susu rendah lemak, dan produk susu. Ini akan membantu dalam perbaikan otot dan mencegah kehilangan massa otot. Saat Anda menjalankan puasa, Anda harus fokus pada makanan yang lambat dicerna yang tinggi protein dan serat daripada makanan yang cepat dicerna. Jelai (barley), gandum, oat, millet, semolina, kacang-kacangan, lentil, tepung gandum utuh, beras utuh yang belum diproses adalah sumber makanan yang lambat dicerna yang sangat baik (karbohidrat kompleks).

  • Sertakan semua jenis buah dan sayuran untuk mendapatkan semua nutrisi yang dibutuhkan tubuh Anda. Batasi kentang, umbi-umbian seperti ubi jalar dan bit dalam diet Anda karena mereka tinggi gula. Pilihlah sayuran berdaun hijau seperti bayam, fenugreek, lady finger, kubis, dan buah-buahan glikemik rendah untuk meningkatkan metabolisme dan membantu pencernaan

  • Selain mengonsumsi buah-buahan segar, Anda juga bisa mengonsumsi jus segar tanpa tambahan gula, alih-alih jus yang sudah jadi, yang mengandung banyak gula.

  • Luangkan waktu untuk mengunyah makanan Anda untuk menghindari makan berlebihan. Konsumsi makanan seimbang saat buka puasa yang mencakup berbagai makanan yang akan memuaskan dan bergizi.

  • Saat menyiapkan makanan Ramadan Anda, gantilah lemak jahat dari minyak goreng biasa dengan minyak goreng yang lebih sehat seperti minyak zaitun, minyak bunga matahari, dll. Hindari menggoreng dan gunakan metode lain saat memasak seperti memanggang, membakar atau mengukus untuk mengurangi jumlah lemak dalam makanan Anda.

  • Ingat, puasa dan kebugaran berjalan seiring. Jadi, pastikan Anda tetap menjalani rutinitas kebugaran Anda setiap hari. Berjalan kaki setidaknya selama setengah jam setiap hari adalah cara yang bagus untuk membakar kalori. Bahkan aktivitas fisik ringan dapat membantu menjaga aliran darah Anda dan sistem tubuh Anda dalam kondisi prima.

 

Selamat berpuasa dan tetap sehat!