Professional Athletes | INTERVIEWS | 1 month ago
Chloe Clau: Percaya Diri Dengan Keunikan Dan Gaya Androgini
Chloe Clau, salah satu model Indonesia dengan image androgini yang memiliki karakter wajah unik ini mampu membuktikan bahwa pretty doesn't always have to be girly.
12 August 2019 16:27
Text by Astri Suciati


Seorang model tak harus tampil sesuai dengan gendernya. Terkadang ada ciri khas wajah dan fisik seorang model yang membuatnya mampu merepresentasikan dua karakter sekaligus, feminin dan maskulin, yang disebut dengan istilah androgini, terlepas dari apakah ia perempuan atau lelaki.

Salah satu top model Indonesia yang memiliki karakter ini adalah Claudia Virginia atau yang lebih dikenal dengan Chloe Clau. Chloe memiliki wajah dan fisik yang unik, bak bunglon ia mampu bertransformasi menjadi sosok maskulin yang keren dan terlihat tampan ataupun sebagai perempuan feminin yang cantik dan anggun luar biasa. Gayanya ini bukannya sengaja terbentuk untuk kepentingan di dunia model semata, namun juga karena karakter sehari-harinya yang tomboy dan apa adanya.

Perempuan kelahiran 28 tahun silam yang hobi masak dan jalan-jalan ini memiliki postur yang proporsional dengan tinggi 174 cm dan berat 49 kg. Karakter wajah yang unik pernah membuatnya mengikuti berbagai beauty event yang diselenggarakan oleh brand kecantikan ternama seperti Make Over campaign, L'oreal Professional dan lain-lain. Penyuka bakso ini bercerita tentang dunia modelling dan keseharian yang dilakoninya, seperti berikut ini.


Sejak kapan dan bagaimana awalnya bisa menjadi model?

Awalnya banget jadi model itu di tahun 2008. Waktu itu aku masih tinggal di Manado. Saat itu ada pemilihan model se-Sulawesi Utara, audisinya sendiri hingga ke kota-kota kecil. Intinya aku terpilih salah satunya jadi finalis, dan kebetulan saat itu aku yang menang juara 1 nya. Lalu ditawarin buat pindah ke Jakarta buat jadi profesional di sini.


Apa yang membuat kamu menikmati jadi seorang model?

Yang bikin aku nyaman jadi model karena sebagai model kita bisa "memainkan" karakter yang biasanya bukan gaya kita sehari-hari, dan bertemu banyak orang-orang baru, belajar hal-hal baru di tiap kerjaan yang aku dapat. 


Ceritakan dong kenapa kamu lebih sering tampil dengan gaya androgini?

Sebenarnya gaya androgini sendiri buat aku mungkin lebih ke gaya / style aku sehari-hari yah. Karena dari dulu memang aku anaknya tomboy jadi sampai sekarang udah kebentuk karakternya gitu kali ya. Hehe…Dan untuk ke kerjaan sendiri mungkin beberapa klien yang udah tau style sehari-hari aku, prefer aku bawain karakter yang ada yang aku udah biasa biar lebih dapat sama mood baju dan sebagainya.


Pernah punya pengalaman diminta memakai baju yang bukan kamu banget? Dan kalaupun harus memakai busana yang feminin, busana seperti apa yang membuat kamu nyaman?

Kalau untuk baju yang bukan aku banget mungkin lebih ke dalam artian yang feminin banget kaya dress-dress gitu yang emang bukan gaya berpakaian sehari-hari aja sebenarnya. Cuma balik lagi as a professional model menurut aku itu udah bagian dari pekerjaan yang aku jalanin sekarang. Selama masih di batas normal kaya gak terlalu seksi aku masih fine-fine aja. Tapi to be honest sebenarnya malah aku kerja lebih banyak diminta menggunakan baju yang lebih berbau feminin sih. Karena katanya aku kalau udah make up itu perempuan banget dan ya jadinya beda sama keseharian biar ada sesuatu yang beda aja on stage sama di luar stage gitu. Haha…