Nutrition Tips | NUTRITION | 3 months ago
Apa Itu Fitonutrien Yang Sering Dibicarakan Orang?
Pelajari lebih lanjut tentang antioksidan kuat ini, termasuk buah-buahan dan sayur-sayuran sebagai persediaan untuk mendapatkan manfaat kesehatan yang paling banyak.
06 August 2018 17:57
Text by Astri Suciati

Ketika menyangkut makan sehat, makanan super cenderung mencuri perhatian — dan untuk alasan yang bagus. Di dalam superfood tersebut terkandung vitamin dan mineral yang menjaga tubuh Anda berfungsi pada tingkat optimal. Ini termasuk fitonutrien — atau fitokimia — yang merupakan senyawa kimia yang ditemukan dalam banyak buah dan sayuran berwarna. Berita bagusnya? Ini adalah salah satu tren makanan sehat yang mungkin sudah Anda ikuti. Namun, inilah yang perlu Anda ketahui tentang mengapa fitonutrien penting dan apa yang mereka lakukan untuk melindungi satu-satunya tubuh yang Anda miliki.

 

Apa itu fitonutrien?

Fitonutrien adalah senyawa alami yang diproduksi oleh tumbuhan. Anggap mereka sebagai makanan super untuk tanaman — termasuk buah dan sayuran favorit Anda — yang membantu menjaga kesehatan tanaman dengan melindunginya dari unsur-unsur lingkungan seperti matahari dan serangga. Fitonutrien memiliki sifat antioksidan dan anti-inflamasi dalam senyawa mereka yang memiliki banyak manfaat kesehatan, kata Maya Feller, M.S., R.D., C.D.N., ahli gizi diet yang berbasis di New York City. Fitonutrien ditemukan dalam banyak buah, sayuran, biji-bijian, dan polong-polongan (misal: stroberi, kale, beras merah, dan chickpea), jadi ada kemungkinan besar Anda sudah memakannya.

 

Manfaat kesehatan fitonutrien

Fitonutrien adalah pelawan penyakit utama. Mengonsumsinya secara teratur dikaitkan dengan "penurunan risiko penyakit jantung, diabetes tipe 2, banyak jenis kanker, serta penyakit kronis dan penyakit yang dapat dicegah lainnya," kata Jessica Levinson, MS, RDN, CDN, ahli nutrisi kuliner dan penulis 52 -Week Meal Planner. Dan wanita, khususnya, bisa benar-benar mendapat manfaat dari fitonutrien karena penelitian telah menghubungkan fitonutrien dengan penurunan risiko kanker payudara dan ovarium, kata Feller. Rupanya itu benar-benar efek antioksidan yang menarik perhatian semua orang, kata Levinson. "Inilah fungsi antioksidan untuk memerangi radikal bebas yang merusak sel yang melindungi tubuh dari kanker tertentu dan penyakit inflamasi lainnya."

Belum lagi, antioksidan telah lama digembar-gemborkan untuk manfaat perawatan kulit. Lihat saja manfaat luar biasa dari perawatan kulit dengan vitamin C dan bisnis produk kecantikan dengan kandungan vitamin C yang sedang booming. Kulit yang lebih cerah dan tampak lebih muda dengan hanya mengonsumsi blueberry dan almond? Jelas mudah sekali.

 

Bagaimana Anda bisa makan lebih banyak fitonutrien

Dari banyak fitonutrien yang berbeda (ada sebanyak 10.000 jenis yang berbeda!), pertimbangkan untuk memprioritaskan keempat jenis ini dalam diet Anda:

 

Flavonoid

Flavonoid mengandung antioksidan umum yaitu katekin dan antosianin, yang dikenal untuk melawan kanker dan penyakit jantung. Anda dapat menemukan flavonoid dalam teh hijau, kopi, cokelat (pilihlah dark chocolate dengan setidaknya 70 persen kakao) dan buah sitrus seperti grapefruit dan jeruk.

 

Asam fenolat

Mirip dengan flavonoid, asam fenolat berfungsi sebagai antioksidan untuk mengurangi peradangan dalam tubuh. Anda dapat menemukannya di sayuran cruciferous seperti brokoli, kembang kol, dan kubis Brussel. Buah-buahan yang memiliki asam fenolat adalah apel (makan dengan kulitnya karena mengandung konsentrasi lebih tinggi), blueberry, dan ceri.

 

Lignan

Bahan kimia seperti estrogen yang dapat mengatur hormon dalam tubuh, lignan juga mengandung serat larut dan tidak larut paling tinggi yang mendukung sistem kekebalan tubuh Anda. Anda dapat menemukan lignan dalam biji-bijian, gandum utuh, dan polong-polongan. Levinson mengatakan bahwa Flaxseed adalah sumber makanan yang kaya lignan, jadi pastikan untuk menaburkan sedikit di atas semua smoothie yang Anda makan.

 

Karotenoid

Pigmen tumbuhan ini telah terbukti melindungi terhadap kanker tertentu dan penyakit yang berkaitan dengan mata. Karotenoid bertanggung jawab untuk warna merah, kuning, dan oranye di banyak buah dan sayuran. Di bawah payung karotenoid adalah fitokimia seperti beta-karoten (warna oranye dalam wortel) dan lycopene (warna merah pada tomat). Sumber makanan lainnya termasuk ubi jalar, labu kuning, semangka, dan grapefruit.