Mum's Fitness | MOMS | 1 year ago
Apakah Anak Anda Mendapat Nutrisi Yang Cukup?
Kebanyakan anak kekurangan empat nutrisi penting untuk perkembangan kesehatan.
20 September 2017 17:39
Text by Astri Suciati

Anak-anak membutuhkan vitamin, mineral, asam lemak amino, dan nutrisi lain untuk mengoptimalkan fungsi dan pertumbuhan. Sebagian besarnya didapat melalui makanan dan cemilan yang dibuat atau dibelikan oleh orangtuanya, mencoba memberi yang terbaik untuk membuat anak-anak mereka sehat.

Tapi sepertinya anak-anak kita tidak akan menjadi lebih sehat. Faktanya, peneliti medis percaya bahwa untuk pertama kalinya dalam sejarah, generasi berikutnya tidak akan hidup lebih lama dari orangtuanya. Alasan dibalik itu semua adalah masalah kesehatan terkait dengan diet buruk, gaya hidup tidak sehat, dan obesitas.


Apa yang salah?

Clare Evangelista, juru bicara untuk Dietitians Association of Australia, mengatakan bahwa meski makanan saat ini lebih mudah didapatkan, seringkali makanan tidak sehat lebih mudah dibeli, ditemukan, dan lebih berasa.

“Kebanyakan makanan olahan berakhir di kotak bekal atau digunakan sebagai cemilan karena makanan tersebut tidak membutuhkan pendingin atau persiapan,” katanya. “Tapi mereka tidak menyehatkan dan anak-anak diberi makanan yang tidak memiliki cukup nutrisi.”

Tidak hanya itu. Makanan olahan, tinggi lemak, dan gula dapat membuak anak menjadi bodoh. Penelitian baru-baru ini dari Inggris yang melibatkan 14.000 ribu anak menemukan bahwa sebagian besar makanan olahan itu langsung berhubungan dengan IQ yang lebih rendah pada usia delapan setengah tahun. Sebaliknya, pola makanan dengan vitamin dan nutrisi membantu meningkatkan performa mental ketika anak tumbuh dewasa.


Nutrisi utama

Banyak anak tidak cukup memakan makanan segar. Pada tahun 2008 Victorian Government menemukan 78% anak usia 4 sampai 8 tahun kurang mengkonsumsi buah-buahan. Hal ini meningkat hingga 95% pada kelompok usia 14 sampai 16 tahun.


Evangelista menunjuk empat nutrisi utama yang orangtua tidak sadari dibutuhkan oleh anak.

Kalsium

Anak-anak hanya bisa menyimpan kalsium untuk membuat tulang kuat sampai umur 20-an. The Australian National Children’s Nutrition and Physical Activity Survey menemukan hanya satu dari lima anak berusia lebih dari empat tahun yang mendapatkan susu yang cukup setiap harinya.

Berapa banyak? Setidaknya satu dari tiga makanan mengandung susu harus diberikan pada anak dalam sehari, 250ml susu, dua iris (40g) keju, atau yoghurt 200g.


Yodium

Kekurangan yodium adalah hal yang paling umum terjadi, namun dapat dicegah, penyebab kerusakan otak dan membuat IQ lebih rendah, menurut World Health Organization (WHO). Pemerintah Australia memperkenalkan wajib fortifikasi yodium dalam roti pada tahun 2009 melalui garam beryodium. Berapa banyak? Antara 90 mcg dan 120 mcg sehari. Dua potong roti yodium yang mengandung sekitar 60 mcg yodium


Magnesium

Magnesium merupakan mineral yang dibutuhkan oleh setiap organ dalam tubuh untuk berbagai kegiatan, termasuk tulang, protein dan pembentukan asam lemak, namun diyakini tiga perempat dari anak-anak tidak mengkonsumsinya dengan cukup. Kekurangan magnesium telah dikaitkan dengan insomnia, hiperaktif dan kesulitan belajar. Berapa banyak? Sekitar 130 mg sehari. Setengah gelas bayam beku yang dimasak mengandung 75 mg.


Vitamin D

Anak-anak membutuhkan vitamin D untuk perkembangan tulang karena membantu tubuh mereka menyerap kalsium. Sementara vitamin D dapat ditemukan dalam ikan berlemak (seperti salmon dan tuna) dan kuning telur, lebih dari 80% berasal dari matahari – yaitu, sinar UVB. Berapa banyak? Di musim panas, orang berkulit putih bisa mendapatkan vitamin D dari berdiam beberapa menit di bawah sinar matahari setiap hari.