How To Lose Weight | WEIGHT LOSS | 1 year ago
Bagaimana Bergerak Dapat Membantu Anda Bugar? Baca Yuk!
Sulit untuk diam? Mengetuk-ngetukkan jari tangan dan kaki dapat membakar  kalori dan meminimalisir resiko penyakit jantung dan diabetes
20 September 2017 19:04
Text by Webmaster

Seberapa sering Ibu Anda menyuruh Anda untuk duduk manis dan berhenti mengetuk-mengetuk saat masih kecil? Barangkali, Anda sekarang melakukan hal yang sama terhadap anak Anda. Lupakan masalah kesopanan, penelitian menemukan bahwa orang yang mengetuk-ngetukkan jarinya atau tidak mau diam saat duduk cenderung lebih sehat dibandingkan mereka yang tidak.


Couch Potatos

Menurut data dari Australian Institute of Health and Welfare, 63% orang Australia berumur di atas 18 tahun kelebihan berat badan. 28% darinya mengalami obesitas. Penyebabnya berbeda-beda dengan satu alasan utamanya adalah kebanyakan makan dan kurang berolahraga.

Namun, penelitian pertumbuhan tubuh berpendapat bahwa gaya hidup yang 77% dihabiskan bekerja dengan duduk di depan meja kerja merupkan penyebab utama dari perlebaran lingkar pinggul. Melakukan olahraga teratur 30 menit pun sepertinya tidak akan cukup untuk menghilangkan dampak tersebut.

“Kehadiran zaman serba elektronik telah secara fundamental menambah waktu yang dihabiskan untuk duduk di rumah, saat melakukan perjalanan, dan bekerja,” tutur Julie Anne Mitchell, direktur kesehatan dari NSW Heart Foundation.

“Sebuah fakta membuktikan bahwa melakukan olahraga selama 30 menit sebanyak lima kali dalam seminggu sangat baik untuk kesehatan. Akan tetapi hal ini akan sia-sia jika Anda lebih banyak duduk daripada berolahraga.”

Mitchell berkata bahwa untuk mengurangi resiko terkena penyakit jantung dan diabetes akibat keseringan duduk dapat dilakukan dengan cara melakukan sedikit peregangan saat duduk.


Program NEAT Untuk Berolahraga

Istilah non-exercise activity thermogenesis (NEAT) pertama kali dipakai oleh James Levine dari Mayo Clinic di Amerika dan merujuk pada pengeluaran energi akibat aktifitas fisik selain tidur, makan, dan olahraga. Tertawa, berdiri, dan mengunyah permen karet adalah contoh-contohnya.

“60% dari total kebutuhan energi didapat dari angka sistem metabolisme basal, 10% dari sari makanan, 10% dari kegiatan rutin, dan sisanya, 20%, didapat dari aktifitas fisik yang ringan disebut NEAT,” menurut fisiologi diet dan olahraga Gabrielle Maston.

Dr. Dylan Cliff dari National Heart Foundation of Australia berkata bahwa melakukan aktifitas fisik selama 30 menit setiap hari hanyalah kurang dari 3% dari gerak yang seharusnya dilakukan orang dewasa. Jadi, masih ada 95% yang bisa dihabiskan untuk bergerak.

Menggoyang-goyangkan kaki di bawah meja, berdiri saat menerima panggilan telepon, dan melompat-lompat dapat memberikan dampat yang baik bagi tubuh.

“Hal penting yang harus diingat adalah bahwa tiap orang duduk selama 10 jam dalam sehari. Hal ini merupakan hal yang kurang baik untuk mengeluarkan energi,” menurut Professor David Dunstan dari Melbourne’s Baker IDI Heart and Diabetes Institute.

“Bahkan peningkatan dalam pengeluaran energi dapat dilakukan dengan berdiri atau berjalan. Dengan berjalan atau hanya berdiri dapat mengakumulasikan pengeluaran energi yang sangat baik untuk tubuh,” tambahnya.


Knock-On Effect

Penelitian Levine menemukan bahwa orang yang kelebihan berat badan cenderung jauh lebih gelisah daripada orang lebih ramping dan cenderung menghabiskan 2,5 jam lebih dalam sehari duduk diam. Tapi meluangkan waktu sedikit untuk melakukan kegiatan NEAT sudah cukup untuk membakar sekitar 350 kalori ekstra setiap hari.

Selain itu, meningkatkan latihan teratur dapat membantu meningkatkan NEAT. Para peneliti di Queensland University of Technology menemukan sering berjalan kaki meningkatkan NEAT tiga untuk tiga hari ke depan.

“Jumlah kalori yang terbakar saat melakukan aktivitas NEAT tergantung pada BMI, genetika, tingkat kebugaran, jenis kelamin dan usia seseorang,” kata Maston. Jumlahnya bervariasi hingga 2.000 kalori sehari sehingga sulit untuk memberikan angka pastinya.

Diperkirakan bahwa mengunyah permen karet dapat membakar sekitar 11 kalori per jam, dan tertawa atau berdiri sambil berbicara di telepon membakar sekitar lima kalori per jam. Harvard Medical School menghitung bahwa seseorang dengan berat badan 70kg berdiri 30 menit membakar 47 kalori. Minum setengah liter air meningkatkan pembakaran kalori sebesar 24 persen. Dan NEAT juga membantu untuk meningkatkan kemampuan otak.

“Ada beberapa bukti bahwa anak-anak yang tidak dicegah untuk tidak mau diam atau aktif mengerjakan tugas-tugas kognitif dan memori yang lebih baik daripada mereka yang duduk diam,” kata Cliff. “Bagaimanapun, ini bukanlah kebiasaan buruk.”