Training Tips | FITNESS | 1 month ago
CrossFit 6221: CrossFit Box Yang Menguji Sepuluh Bidang Kebugaran Anda
Bagi peminat olahraga intensitas tinggi khususnya CrossFit, tak perlu risau mencari tempat latihan yang bersahabat di Jakarta, karena ada CrossFit 6221 yang akan membuat Anda merasa lebih fit secara fisik dan mental.
14 January 2019 15:38
Text by Astri Suciati


CrossFit adalah salah satu jenis olahraga yang belakangan kian populer di kalangan pegiat kebugaran. Awalnya merupakan sebuah metode kebugaran fungsional seluruh tubuh, yang dipakai oleh marinir AS, tim olahraga profesional, departemen pemadam kebakaran dan kepolisian. CrossFit menggabungkan latihan interval, angkat beban, senam dan disiplin lain, tujuannya adalah untuk melakukan gerakan-gerakan sehari-hari yang fungsional dan dilakukan setiap hari pada intensitas tinggi, untuk mendapatkan kekuatan otot, ketahanan jantung dan fleksibilitas yang lebih baik.

Untuk Anda penyuka olahraga keras dengan banyak gerakan intens, CrossFit tentunya cocok untuk Anda. Dengan intensitas gerakan latihan yang berbeda-beda setiap harinya, membuat CrossFit menjadi olahraga yang tak membosankan untuk diikuti, karena mampu menguji 10 bidang kebugaran tubuh yaitu kekuatan, tenaga, stamina, daya tahan, kelincahan, fleksibilitas, keseimbangan, kecepatan, ketepatan dan koordinasi. Salah satu CrossFit box yang melatih 10 prinsip dasar tersebut adalah CrossFit 6221. Thomas Oentoro, Founder & Head Coach CrossFit 6221 berbagi kisah tentang kecintaannya terhadap CrossFit dan berbagai hal tentang olahraga ini. Berikut cuplikan wawancara kami dengan beliau.



Thomas Oentoro, Founder & Head Coach CrossFit 6221


Bisa diceritakan sejak kapan Anda menggeluti dunia CrossFit hingga akhirnya mendirikan CrossFit 6221?

Saya mencoba CrossFit di tahun 2012. Sejak hari pertama saya mulai sangat tertarik terhadap olahraga tersebut, dan tidak pernah absen hingga saat ini. Saat itu berat badan saya agak berlebih, dan memang mencari olahraga yang bisa membantu saya menurunkan berat badan. Setelah 1 tahun ikut CrossFit dan terus berlatih secara konsisten setiap hari, berat badan saya turun 17 kg dan saya merasa jauh lebih bugar dan kuat. Tentu saja, saya juga mengatur pola makan saya selama proses itu.

Selain saya berhasil menurunkan berat badan, saya juga sangat tertarik dengan konsep olahraga CrossFit yang menitikberatkan pada Functional Movement, atau gerakan yang kita lakukan sehari-hari, yang dilakukan dengan intensitas tinggi (high intensity). Hal itulah yang mendorong saya untuk mengambil sertifikasi CrossFit Level 1 untuk mempelajari lebih dalam konsep dasar dan gerakan-gerakan inti yang selalu dilakukan dalam CrossFit, serta CrossFit Level 2, untuk mempelajari teknik-teknik memprogram dan coaching di kelas CrossFit.

Tiga tahun berjalan, saya dan beberapa teman saya yang selalu latihan CrossFit bersama punya ide untuk mendirikan CrossFit gym sendiri. Singkat cerita, itulah awal mula didirikannya CrossFit 6221 pada pertengahan tahun 2015 yang berlokasi di Bellagio Mall.


Apa perbedaan antara kelas CrossFit dan HIIT dari segi gerakan latihan dan manfaatnya?

CrossFit adalah gerakan-gerakan fisik yang selalu beragam yang dilakukan dengan intensitas tinggi. CrossFit menggunakan gerakan-gerakan yang dilakukan sehari-hari, seperti: mendorong, menarik, loncat, berlari, jongkok, dan mendorong ke atas. 10 prinsip dasar dari latihan CrossFit yang dilakukan dalam sebuah kelas CrossFit antara lain:

1.    Cardiovascular / respiratory endurance

2.    Stamina

3.    Strength

4.    Flexibility

5.    Power

6.    Speed

7.    Coordination

8.    Agility

9.    Balance

10.  Accuracy

Oleh karena 10 prinsip tersebut di atas, dalam CrossFit terdapat unsur weightlifting, gymnastic, dan cardiovascular exercises.

Sementara HIIT adalah bentuk latihan cardiovascular interval training berintensitas tinggi. Dari segi gerakan yang dilakukan jauh lebih sederhana dari CrossFit dan jarang menggunakan beban.