Training Tips | FITNESS | 2 months ago
KX Pilates: Olahraga Intensitas Tinggi Dengan Menggabungkan Pilates Plus Latihan Kardio Dan Daya Tahan
KX Pilates Indonesia atau yang dikenal dengan KX Pilates Crumble Crew adalah studio reformer pilates franchise pertama di luar Australia, negara asal KX Pilates. Studio ini menawarkan latihan yang cukup berbeda karena menggabungkan pilates dengan latihan kardio dan daya tahan dengan bantuan alat bernama reformer bed. Seperti apa? Simak ulasan dan obrolan kami dengan pemilik KX Pilates Crumble Crew berikut ini.
07 March 2019 01:41
Text by Astri Suciati


Pilates tentunya salah satu jenis olahraga yang sudah tak asing lagi di telinga, terutama bagi para pegiat kebugaran. Hampir semua studio kebugaran yang bertaburan di penjuru negeri menyediakan kelas pilates yang bisa menjadi pilihan untuk menekuni olahraga ini. Belum lagi studio khusus pilates dengan berbagai jenis pilates yang ditawarkan mulai dari classic / mat pilates, Stott pilates, power pilates, reformer pilates dan lain-lain. 

Salah satu studio pilates yang ikut meramaikan dunia kebugaran tanah air yaitu KX Pilates Crumble Crew. Berdiri pada bulan Agustus 2018 lalu, studio ini mengusung reformer pilates berintensitas tinggi, dimana latihannya didukung dengan alat yaitu reformer bed sebagai pengganti mat biasa. Dirintis oleh Ardhia Pramesti Regita Cahyani (Tata), KX Pilates Crumble Crew menawarkan pengalaman pilates yang revolusioner, dengan ritme cepat, menggabungkan latihan kardio dan daya tahan untuk mendapatkan manfaat body-toning yang lebih singkat, hanya dalam latihan selama 50 menit. KX Pilates sendiri adalah brand asal Australia dengan pendirinya yaitu Aaron Smith, dan KX Pilates Crumble Crew ini adalah franchise internasional pertama di luar Australia dengan konsep boutique fitness studio.



Regita Cahyani, owner KX Pilates Indonesia


Berawal dari nyeri di punggung bagian bawah yang sering dialami Tata sejak kecil dan sering kambuh, juga kegemarannya berolahraga yang terkadang menyebabkan masalah seperti salah urat atau otot terkilir, dokter fisioterapinya menyarankan untuk rehab ke pilates. “Kenapa pilates? Karena sebenarnya pilates itu melatih kekuatan otot inti (core strength) dan meningkatkan fleksibilitas, jadi mengurangi sakit punggung yang biasanya terjadi karena postur tubuh yang kurang baik, bungkuk, atau sering menunduk saat main gadget,” ujarnya. 

Setelah sembuh, ia mulai lagi dengan aktivitas olahraga lainnya dan mulai melupakan pilates. Saat kembali cedera, dokter kembali menegurnya, hingga akhirnya saat berada di Australia ia mencoba ikut kelas di KX Pilates dan menganggap bahwa ini sangat bagus karena ia merasa tidak perlu lagi ke gym untuk melatih kardio karena di sini semuanya lengkap, kardionya ada, pilatesnya pun dapat, dimana ini sangat ia butuhkan untuk mengoreksi postur dan memperkuat otot inti sebagai sarana rehab terhadap masalah nyeri punggungnya. Sejak itulah ia mulai serius menekuni gaya pilates dari KX Pilates ini dan melihat kesempatan untuk membawanya ke Indonesia karena menurutnya di pasar fitness di sini belum ada cardio pilates yang dinamis seperti ini.

Meski franchise, KX Pilates Crumble Crew tetap menetapkan standar yang sama seperti di KX Pilates Australia. Bahkan setiap tiga bulan, para trainer dilatih langsung oleh trainer dari sana. Hal ini dilakukan untuk menjaga standar kelas yang sama namun tetap dengan karakter trainer yang berbeda-beda.

KX sebenarnya merupakan singkatan dari Kaizen Experience, kaizen yang diambil dari bahasa Jepang artinya sedikit demi sedikit tapi ada progress. “Jadi kita bukan semata hanya ingin menargetkan tujuan, misalnya diet, tapi ke depannya nggak. Jadi ini lebih ke sesuatu untuk membangun dan menekuni kebiasaan yang mungkin sebelumnya bukan bagian dari gaya hidup kita, untuk mencapai tujuan yang lebih realistis,” ungkap mantan menantu presiden kedua RI ini. Dengan tagline ‘Define Yourself’, KX Pilates Crumble Crew ingin mengajak orang untuk sadar bahwa kebugaran itu sangat penting dan harus menjadi bagian dari gaya hidup.