How To Beauty | BEAUTY | 8 months ago
Pertanyaan Seputar Masker Glitter Yang Menjadi Tren Di Dunia Kecantikan
Q & A seputar masker glitter yang sedang nge-tren saat ini.
06 March 2018 18:27
Text by Astri Suciati

Tren glitter kembali lagi. Produk masker glitter atau produk kecantikan apapun yang berbau glitter merajalela di Instagram dengan testimoni dan review dari para pemakainya. Mengetahui hal ini, para produsen kosmetik berlomba-lomba ingin membuat produk sejenis yang paling mutakhir. Apakah masker ini hanya sekadar gimmick? Apakah benar-benar ada manfaatnya? Atau itu hanya kesenangan untuk mendapatkan banyak suka di Instagram?

Berikut adalah beberapa pertanyaan seputar salah satu produk masker glitter terkemuka berdasarkan pengalaman pribadi beberapa orang yang menggunakannya.

 

Apakah glitter itu bikin sakit?

Apakah itu akan melukai kulit saya? Apakah saya akan merasakan adanya glitter ini di kulit? Tidak. Ini adalah hal pertama yang dipikirkan sebagian orang, mengingat ada glitter berupa bintang-bintang besar di masker ini. Karena campurannya, produknya terasa halus ke kulit dan nyaman, dan adanya campuran glitter tidak terasa di kulit selama aplikasi atau proses pengeringan.

 

Apa fungsinya glitter?

Sama sekali tidak ada. Glitter itu sendiri tidak dimasukkan bersama dengan hyaluronic acid atau bahan lainnya dan tidak menarik apapun dari pori-pori Anda. Ini hanya glitter, dan itu ada untuk estetika dan kesenangan semata.

 

Bagaimana cara kerjanya?

Ada bahan seperti licorice dan daun marshmallow, yang digunakan untuk mengencangkan kulit Anda. Ada juga marine algae plasma dan ekstrak red algae untuk membantu mengencangkan kulit, ditambah hyaluronic acid dan glacial clay. Semua bahan ini bekerja sama untuk menciptakan tampilan wajah yang lebih muda dan kencang.

Ini adalah masker peel-off. Jadi Anda memoleskan produk ini di seluruh wajah Anda, biarkan kering, lalu kelupas. Tidak seperti kebanyakan masker peel-off, masker ini tidak menyakiti atau mengiritasi kulit. Terlalu sering kita telah mendengar bahwa jenis masker peel-off menghilangkan kotoran dari pori-pori, dan karenanya memiliki cukup kekuatan untuk mencabut rambut di wajah Anda dari folikelnya. Ini akan mengakibatkan breakout yang sangat banyak. Tapi tidak demikian dengan masker glitter ini.

 

Kalau begitu apa gunanya masker ini?

Ini dimaksudkan untuk mengangkat atau mengencangkan kulit dan membuatnya bersinar. Terkadang kita selalu curiga terhadap masker yang mengklaim bisa mengangkat atau mengencangkan kulit karena menurut pengalaman, hal-hal tersebut jarang terbukti. Tapi setelah melepaskan masker glitter ini, tulang pipi terasa terangkat, dan kulit terlihat lebih kencang juga, terutama di sekitar area mata. Kulit juga terasa sangat kenyal dan terhidrasi sesudahnya.

 

Apa bedanya dengan masker peel-off lainnya?

Selain tampilan glitter yang berkilauan, waktu pengeringan masker ini memakan waktu lebih lama dari kebanyakan masker peel-off. Biasanya hanya membutuhkan waktu selama 10 menit sebelum mengelupasnya, tapi untuk masker ini, dibutuhkan waktu setengah jam setidaknya sebelum Anda merasa cukup nyaman untuk melepaskannya.

 

Apakah glitter aman bagi lingkungan?

Banyak orang sangat menyukai masker ini. Sangat menyenangkan untuk dipakai dan kulit terasa dan terlihat fantastis sesudahnya. Bahkan ada yang berkomentar bahwa kulit mereka terlihat seperti menggunakan foundation! Tapi kenyataannya adalah glitter tidak bagus untuk lingkungan. Produsen merek masker glitter mengatakan, bagaimanapun juga, masker ini dibuat dengan cosmetic-grade glitter dan itu dibuat untuk dikelupas dan dibuang di tempat sampah, bukan dicuci, yang merupakan respons mereka terhadap bagaimana hal itu akan mempengaruhi samudra kita.

 

Jadi apakah masker glitter layak menjadi tren di dunia kecantikan? Tampaknya ini adalah produk yang layak diterima. Sangat menyenangkan untuk digunakan dan dilihat, dan ini juga memiliki hasil perawatan kulit yang hebat. Meskipun harganya agak mahal untuk ukuran masker, namun para penikmat kecantikan akan sangat senang memilikinya.