Training Tips | FITNESS | 2 weeks ago
POP Pilates Method: Menyempurnakan Postur Tubuh Dan Perkuat Otot Dengan Pilates
POP Pilates Method adalah salah satu studio pilates di Jakarta yang memiliki kelas pilates yang bervariasi dengan alat yang beragam sehingga tak membosankan. Dengan terapi pilates ini memungkinkan Anda memperbaiki postur tubuh atau mengatasi nyeri punggung, disamping Anda pun semakin bugar.
10 May 2019 23:48
Text by Astri Suciati


Bagi penggemar olahraga pilates, mungkin sudah familiar dengan nama POP Pilates Method. Studio yang memiliki dua lokasi yaitu di Puri Indah dan Bellagio Mall Mega Kuningan ini sudah cukup lama menjadi wadah bagi komunitas pilates maupun pemula mendapatkan manfaat dari kelas-kelas yang ditawarkan. Seperti yang mungkin Anda ketahui, pilates adalah jenis olahraga yang berfokus pada rehabilitasi dan penguatan tubuh sehingga berfungsi meningkatkan kekuatan otot dan fleksibilitas serta keseimbangan tubuh, juga telah digunakan selama bertahun-tahun untuk memperbaiki postur tubuh.

Kami menyambangi POP Pilates Method di Bellagio Mall dan berbincang dengan Steffi Jauw, salah seorang instruktur yang juga membantu operasional studio. POP yang merupakan kependekan dari Perfecting Our Posture ini didirikan pada tahun 2010 oleh keempat foundernya yaitu Imelda, Bonita, Rika dan Shirley, yang tiga diantaranya juga aktif mengajar di sini. Awalnya mendirikan POP karena mereka memiliki misi untuk menyebarkan manfaat pilates bagi tubuh yang sudah mereka rasakan sendiri. Kala itu pilates masih cukup baru di Indonesia meski sudah lebih dulu populer di Eropa dan Amerika sana. 

POP Pilates Method adalah studio pilates terbesar dan pertama di Indonesia yang sudah dilengkapi dengan berbagai peralatan pilates basic atau klasik yang memang dirancang oleh Joseph Pilates, sang penemu pilates, di antaranya Cadillac, reformer, chair, ladder barrel, spine corrector, dan tentu saja mat. Untuk Cadillac dan reformer, keduanya menyerupai tempat tidur dengan banyak bagian, yang paling utama dan khas yaitu pegas yang bisa diatur tegangannya, sehingga berfungsi untuk membantu gerakan atau bahkan membuat gerakan menjadi lebih menantang.

 

Kemudian ada chair yang biasanya digunakan untuk melatih kaki atau perut. Lalu ada pula ladder barrel dan spine corrector yang memiliki fungsi dan bentuk yang mirip, hanya berbeda ukuran, ladder barrel lebih besar daripada spine corrector. Kedua alat ini lebih banyak fokusnya kepada gerakan spine extension. Ladder barrel memiliki lengkungan yang lebih besar, biasanya digunakan dengan cara berbaring untuk orang-orang yang memiliki masalah dengan badan yang bungkuk. Sedangkan spine corrector digunakan biasanya dengan cara duduk dan gerakan yang bervariasi, mulai dari yang sangat ringan dan pasif hingga yang berat sekali dan ekstrim.

Steffi juga memperkenalkan salah satu alat terbaru yang hanya ada di POP Pilates Method, yaitu Oov, hasil temuan Daniel Vladeta, seorang fisioterapis dan edukator pilates. Bentuknya unik dengan busa yang padat dan berlekuk mengikuti lekuk alami tulang belakang. Alat ini mengaktifkan otot-otot penstabil inti sambil juga dengan lembut memperpanjang atau merentangkan tulang belakang untuk merangsang pelumasan diskus intervertebralis yang sehat. Jadi manfaatnya banyak, mulai dari peregangan, penguatan otot inti hingga rehabilitasi.