Wellbeing | WELLBEING | 1 year ago
Ternayata ! Inilah Mengapa Tidur Sangat Penting
MENGAPA KITA HARUS MENANGGAPI MASALAH TIDUR DENGAN SERIUS.
19 October 2017 13:06
Text by Webmaster

Saya terbiasa bangun pagi. Hal itu membuat saya merasa bahwa saya adalah salah satu orang terpilih. Orang-orang memuji saya dengan ungkapan seperti “burung yang bangun lebih pagi mendapat cacing lebih banyak,” berbeda dengan ungkapan pada para pemimpin dunia yang hanya butuh waktu empat jam untuk tidur atau “mereka akan tidur ketika mereka mati.”

Kunci kerajaan tidak akan ada di tangan pemalas dan orang yang suka tidur. Tetapi, bukan bangun lebih pagi yang membuat kita sehat, melainkan mendapatkan tidur malam yang seharusnya.


SleepingWoman


Buku barunya Arianna Huffington, The Sleep Revolution, yang terbit bulan ini, membahas tentang tidur bagi orang yang sangat sibuk. Huffington percaya bahwa kita sedang mengalami krisis tidur, dan dia ingin agar kita menghentikan kebiasaan kurang tidur.

Seorang ahli bedah umum di Amerika, Dr. Vivek Murthy, berkata pada Huffington “ketika saya masih di pelatihan kedokteran… ada sebuah budaya atau pemikiran yang mengatakan bahwa orang kuat tidak memerlukan tidur… saya sekarang baru mengerti sangatlah tidak baik memiliki budaya yang mendukung praktis tidak menyehatkan seperti itu.”

Sebuah laporan baru di Inggris berpendapat bahwa masalah tidur harus ditanggapi dengan serius seperti masalah kesehatan lainnya. Laporan ini mendesak pemerintah Inggris untuk menerapkan “strategi tidur” atau “takaran tidur” (pedoman yang memberitahu jam tidur yang dibuthkan untuk setiap kelompok usia). Laporan ini menunjukkan bahwa hanya 4 dari 10 orang yang jam tidurnya cukup, dan 1 dari 5 kurang tidur. Meski begitu, Professor Sarah Blunden, Kepala dari Paediatric Sleep Research di CQ University Australia, mencatat bahwa kebutuhan tidur merupakan urusan pribadi.

“Jam tidur yang dibutuhkan tiap orang itu berbeda-beda, baik anak-anak ataupun orang dewasa… terdapat perbedaan individu yang signifikan antara kebutuhan seseorang dengan orang lain,” katanya.

Namun, tidak mendapatkan tidur yang cukup adalah keluhan terbanyak setelah jatuh sakit, dan penelitian menunjukkan bahwa gangguan tidur tidak begitu diperhatikan.

Kekurangan tidur dapat menyebabkan rasa letih atau membuat seseorang selalu meminum kopi sepanjang hari. Kurang tidur dan insomnia berkepanjangan telah dikaitkan dengan kesehatan yang buruk, meningkatkan resiko obesitas dan penyakit kronis lainnya seperti tekanan darah tinggi, diabetes, kanker, serangan jantung, dan stroke.

Kesehatan mental juga disebabkan oleh kebiasaan tidur yang buruk, dengan 4 dari 5 orang yang kurang tidur akan lebih mudah terkena penyakit dan menderita depresi. Kurang tidur berpengaruh pada fungsi otak, dan memiliki dampak terhadap konsentrasi dan kewaspadaan sama seperti ketika meminum alkohol. Dr. Blunden berkata, “tidur merupakan fondasi kesehatan mental dan fisik dan tanpa tidur yang berkualitas (tidur cukup dan pola tidur teratur) tubuh dan pikiran tidak akan bekerja secara optimal.”

Huffington percaya bahwa revolusi tidur itu ada. Ini terjadi pada atlet Roger Federer dan Usain Bolt yang membicarakan tentang pentingnya tidur untuk kebugaran mereka, pekerja di The Huffington Post dan perusahaan-perusahaan besar lainnya, dan termasuk CEO Microsoft, Satya Nadella yang mengatakan bahwa mereka merasa di kondisi terbaik setelah tidur 8 jam.

Jadi, jika revolusi tidur itu memang ada, inilah waktunya bagi kita untuk bangkit dan menghentikan kebiasaan tidur yang buruk.


10 CARA AGAR MEMILIKI TIDUR BERKUALITAS

Berikut ini beberapa tips untuk merubah kebiasaan tidur Anda yang buruk dari The Sleep Health Foundation of Australia:

Pola tidur teratur

Cobalah untuk tidur di waktu yang sama setiap malamnya dan bangun di waktu yang sama pula setiap paginya. Hal ini akan membantu tubuh untuk memiliki kebiasaan tidur yang sehat.


Jam tidur yang tepat

Kebanyak orang dewasa membutuhkan 8 jam untuk tidur di malam hari. Beberapa membutuhkan lebih banyak dan beberapa lebih sedikit. Banyak orang menghabiskan tidur lebih dari 8 jam dan hal ini menjadikan kebiasaan tidur yang buruk. Terkecuali jika Anda memiliki kebutuhan jam tidur yang lama, batasi waktu tidur Anda tidak lebih dari 8,5 jam. Jika Anda sering merasa mudah mengantuk, tahan rasa kantuk itu. Ingatlah bahwa anak-anak membutuhkan lebih banyak tidur dari orang dewasa.


Kasur untuk tidur, bukan hiburan

Televisi, komputer, dan gangguan lainnya dapat menghambat tidur Anda. Akan lebih baik jika televisi tidak dinyalakan saat Anda tidur. Pikiran Anda perlu dibiasakan untuk mengetahui bahwa kasur adalah tempat untuk tidur. Jangan diam di kasur jika Anda tidak mengantuk sama sekali.


Tenangkan pikiran dan santai sebelum tidur

Jangan memikirkan masalah saat akan tidur. Kesampingkanlah masalah-masalah atau kekhawatiran yang terjadi selama seharian. Gunakan waktu ini untuk sedikit membuat rencana aktivitas untuk keesokan hari. Hindari penggunaan computer satu jam sebelum tidur karena layar computer akan menekan hormon yang membuat kita mengantuk. Olahraga itu baik jika tidak dilakukan terlalu malam. Temukan tekhnik relaksasi yang cocok untuk Anda.


Pastikan kamar Anda nyaman

Anda harus memiliki kamar yang tenang, gelap, kasur yang nyaman, dan temperatur ruangan yang baik.


Alkohol, kafein, dan rokok – harus dihindari

Alkohol dapat membantu Anda tertidur tapi akan mengganggu kualitas tidur. Kafein (teh, kopi, minuman bersoda) dan nikotin dalam rokok merangsang Anda untuk tetap terbangun.


Hindari tidur siang

Tidur di siang hari akan membuat Anda sulit tertidur di malam hari. Jika tidur siang sangat dibutuhkan maka batasi jam tidurnya hingga 30 menit. Pastikan Anda terbangun setidaknya 4 jam sebelum waktu tidur. Jangan biarkan diri Anda tertidur di depan televisi – meski hanya semenit.


Jangan berbaring sambil memperhatikan jam

Memperhatikan jam hanya membuat Anda gelisah. Jika memungkinkan simpan jam di luar kamar. Jika Anda memasang alarm, balikkan jam tersebut hingga Anda tidak bisa melihatnya.

Hindari obat tidur kecuali untuk alasan tertentu

Obat tidur tidak akan memperbaiki masalah tidur Anda.


Mungkin Anda butuh bantuan ahli

Jika Anda masih memiliki gangguan tidur, jika Anda memiliki gangguan mood secara terus-menerus, mendengkur, dan merasa tidak segar saat bangun tidur, pastikan Anda menemui dokter.