Tips For Men | MEN | 1 month ago
Vino Assaad: Mantan Kontestan Master Chef Season 5 Yang Tak Cuma Piawai Masak
Acara kompetisi masak terkenal Master Chef Indonesia season 5 sudah berakhir, namun bagi pengikut setia tayangan ini, tentu hafal dengan para kontestannya. Salah satunya Vino Assaad. Selain bisa masak, ia juga multitalenta.
12 July 2019 17:49
Text by Astri Suciati

Siapa yang tidak tahu kompetisi masak Master Chef. Di Indonesia, acara ini sudah memasuki musim kelima, yang ditayangkan mulai bulan Maret dan baru saja usai pertengahan Juni lalu. Anda yang setia mengikuti program ini dari awal episode tentu tahu siapa saja pesertanya. Kami berkesempatan ngobrol dengan salah satu kontestan yaitu Vino Assaad, yang profilnya disebutkan di acara tersebut sebagai Event Organizer.

Siapa sangka ternyata sebelum masuk ke dunia memasak, cowok bernama lengkap Vino Eriza Assaad ini lebih dulu terjun ke modeling dan sempat membintangi FTV serta sinetron. Berawal dari pemilihan model majalah Aneka di tahun 2009, sulung dari tiga bersaudara ini pun mulai rajin mengikuti casting dan berbagai ajang kompetisi di dunia model hingga meraih sejumlah prestasi. Lulusan Universitas Prof Dr Moestopo (Beragama) Jurusan Manajemen Pemasaran ini bercerita banyak hal mulai dari awal karir di dunia hiburan hingga tips untuk generasi muda agar percaya diri dalam mengembangkan bakat.


Dari model, FTV lalu ke dunia kuliner / memasak. Gimana ceritanya?

Dari dulu itu memang aku mulai dari kontes majalah remaja yang pada saat itu kalau misalnya pengen jadi artis jaman dulu kan susah banget tuh, nggak segampang sekarang yang ada media sosial, dulu cuma ada media cetak doang. Masuk media cetak dengan jadi cover boy itu bagi aku pada saat itu adalah suatu impian banget. Aku apply every year dari SMP tapi baru keterima tuh pas aku SMA mau lulus. Meskipun nggak menang, tapi dapat titel anak cover boy aja udah kebanggaan banget deh pada saat itu. Setelah itu baru kebukalah jalan di entertainment, model, casting-casting, FTV, pernah juga ikutan boyband dulu. 

Nah, kenapa terakhirnya aku kemarin itu di Master Chef, goals aku adalah pada saat itu karena aku kepingin nyobain bagaimana sih rasanya ikut kompetisi pencarian bakat yang diadain sama TV, gitu. Meskipun aku nggak menang tapi aku cuma pengen ngerasain aja udah cukup bikin aku bahagia. Kalau ditanya bisa masak, bisa, tapi nggak jago, karena nggak pernah punya background sekolah masak sama sekali. Aku lebih ke home cooking, karena aku emang suka masak di rumah, papa juga suka masak. Mama juga masak di rumah, tapi karena mama ngantor jadi kadang-kadang kalau misalnya mama papa lagi sibuk paling ninggalin belanjaan aja di kulkas, itu udah aman, karena mereka tahu aku bisa masak dan menyediakan beraneka ragam masakan di meja makan.